Friday, 12 June 2015

Jangan Takut!
Yeremia 1:4-10.
            Semua orang dipanggil oleh Tuhan untuk percaya kepadanya.  Semua orang dipanggil untuk diselamatkan karena Allah tidak mau satu orang pun binasa.  Namun untuk membawa orang kepada Tuhan, Ia memilih orang-orang tertentu menjadi alat dan sarana dalam keselamatan yang komunal.  Dalam bagian ini Allah memilih Yeremia untuk menjadi nabi bagi bangsa Yehuda pada zaman pemerintahan Yosia, agar bangsa itu kembali kepada jalan Tuhan.  Mari kita baca dan renungkan firman ini bersama-sama;

4. Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:
5  "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."
6  Maka aku menjawab: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda."
7  Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apapun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan.
8  Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN."
9  Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.
10  Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."
          
Dengan melihat teks di atas maka kita dapat belajar tiga kebenaran mengenai panggilan Tuhan dalam kehidupan Yeremia, yang sekaligus juga menjadi kebenaran dalam kehidupan kita. 

Pertama adalah bahwa jikalau Allah memanggil, pasti memiliki tujuan.
Ketika Allah memanggil Yeremia, Allah memanggil Yeremia bukan untuk duduk santai-santai, bukan menjadi penganguran.  Tetapi Allah memanggil Yeremia untu tujuan dan memberi pekerjaan bagi Yeremia.  Yeremia dipanggil untuk menyatakan perkataan-perkataan Allah meyampaikan kebenaran-kebenaran Allah. Yeremia dipanggil untuk suatu tugas yang besar yaitu keselamatan bangsa-bangsa.  yeremia dipanggil untuk menyatakan kekudusan Tuhan kepadan manusia yang hidup tidak kudus.  Hal yang sama juga datang kepada kita saat ini, kita semua dipanggil untuk menyatakan kebenaran kebenaran Allah, untuk membawa orang-orang disekitar kita kepada Tuhan,  tidak peduli siapa kita, muda, tidak pandai bicara, tetapi Tuhan mau pakai kita.  Tuhan mau pakai kita menjadi alat dam sarananya.

Kedua, Jika Allah memanggil maka Allah yang memberi otoritas/ kuasa.
Jangan takut, jika Allah yang memanggil kita, maka Allah yang akan memberi otoritas.  Ketika Allah memanggil Yeremia Allah memberi otoritas dan kuasa kepada Yeremia.  Allah menjamah mulut Yeremia dan menaruh perkataan Allah di dalam mulutnya (ayat 9).  Allah mengangkat Yeremia menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. Hal ini berarti bahwa Allah memberi otoritas penuh kepada Yeremia.  Orang yang dipanggil Allah adalah menjadi wakil Allah.  Yeremia menjadi wakil Allah dalam menyatakan segala kehendak Allah bagi bangsa-bangsa pada masa itu.  Hal yang sama juga akan kita alami jika kita dipanggil oleh Tuhan.  Tuhan akan memberikan otoritas kepada kita untuk menyatakan kebenaran, keadilan dan damai sejahtera Allah kepada sekeliling kita. 
Jika kita melihat polisi lalu lintas dan polisi yang lain yang sedang menjalankan Tugas mereka.  Mereka diberi otoritas untuk menangkap dan menghukum orang yang bersalah.  Melalui pakaian yang mereka kenakan polisi lalu lintas diberi otoritas untuk mengamankan jalan raya. Coba kita bayangkan jika polisi lalu lintas tidak memakai seragam dalam mengamankan jalan raya, maka menurut saya orang-orang tidak akan ada yang mau di atur.  Demikian lah kita yang dipanggil oleh Tuhan kita diberi otoritas oleh Allah sendiri, tidak peduli siapa kita yang dipanggil, tidak peduli apakah kita muda, apakah kita pintar, apakah kita berpendidikan atau tidak, tidak peduli apakah kita kaya atau miskin, tetapi jika kita dipanggil Tuhan maka Tuhan yang akan memberi otoritas, oleh karena itu jangan pernah takut ikut panggilan Tuhan.

Ketiga, jika Allah yang memanggil maka Allah yang terus menyertai.
Allah berfirman kepada Yeremia, “janganlah takut kepada mereka sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau,...”
Banyak orang berpikir bahwa jika mereka berdiam di rumah dan tidak menjadi saksi Allah mereka juga disertai.  Tetapi saya berkata jika saudara ingin melihat penyertaan Tuhan maka saudara harus pergi menjadi saksi.  Yesus berkata dalam amanat Agung, “Pergilah jadikanlah semua bangsa muridKu ...dan ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.” Dari hal ini kita melihat bahwa janji Allah untuk menyertai adalah bagi mereka yang pergi sesuai dengan rencana Allah.  Allah berjanji bukan kepada orang yang berdiam diri, tetapi kepada mereka yang pergi.  Hal yang sama juga terjadi bagi Yeremia, Allah berjanji akan menyertai Yeremia jika ia pergi, namun jika Yeremia tidak pergi tentu, janji Allah itu tidak akan ia rasakan.  Oleh karena itu saudara-saudara mari kita pergi  memberitakan Kebenaran Allah, yaitu keselamatan yang dari Kristus.  Jangan  pernah takut, karena Allah yang memanggil selalu memiliki tujuan, Allah yang memanggil selalu diberi otoritas dari Allah, dan Allah yang memanggil Allah akan terus menyertai kita.  Mari kita jadikan hidup kita menjadi saksi bagi Kristus, menyatakan kekudusan Allah kepada Dunia ini.
Thanks Tuhan Yesus Memberkati Kita semua.