Wednesday, 6 May 2020

Kemahakuasaan Allah

Frengki
KADALAM
 KITAB KEJADIAN PASAL 1:26-28
Pendahuluan
 Dalam kamus KBBI kata “Mahakuasa”  diartikan dalam dua hal pertama teramat kuasa; dan kedua teramat besar kuasanya (Allah). Dalam pengertian yang diberikan juga kata ini diperuntukan bagi Allah . Kemahakuasaan Allah seperti yang diketahui oleh orang-orang pada umumnya bahwa Allah memperkenalkan dirinya dengan beberapa hal-hal tersebut.  Dengan aribut-atribut Allah yang dimaksud dalam hal ini ialah Allah maha tahu,Allah maha adil, allah mahakuasa, Allah maha pengasih, Allah maha hadir dan masih banyak yang  lagi.  Pada karya tulisan ini penulis ingin memahami dengan didasari oleh penelitian terhadap atribut Allah yang maha kuasa yang terdapat dalam kejadian 1:26-28.  Adapun tujuan penulis lebih jelas untuk memahami definisi serta rangkaian yang terhubung kepada Atribut Allah sebagai maha kuasa. Kemahakuasaan di sini bukanlah sekedar  pengertian umum, tetapi mempunyai isi yang terwujud yaitu hubungan dengan perbuatan-perbuatan Allah di dalam sejarah keselamatan.
Kemahakuasaan Allah Menurut Kitab kejadian 1:26-28
Dalam Kejadian 1 : 26 -28  tertulis : Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar  dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya,  menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah  banyak ; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas  ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi. "”
Dalam teks diatas Allah dinyatakan sebagai satu-satunya Tuhan dan Raja atas Alam semesta.  Sebagai Allah yang mahakuasa Dia menciptakan segala sesuatu melalui Firman-Nya.  hal ini diperlihatkan sewaktu Ia menciptakan langit dan bumi serta segala isinya dalam kejadian Pasal satu. Dalam pasal satu juga, puncak aktivitas kreatif allah adalah penciptaan Manusia, yaitu laki-laki dan perempuan,dalam kej. 1:27 .  Dengan demikian kemahakuasaan Allah yang pertama diperlihatkan melalui penciptaan langit dan bumi dan puncaknya adalah penciptaan manusia.
Allah yang mahakuasa (El-shaddai) adalah salah satu nama yang paling umum untuk Allah dalam kitab Ayub (terdapat 31 kali ), dan 8 kali terdapat dalam pentateukh dan juga El shaddai dapat berarti “Allah gunung,” dalam bahasa akad. Maksudnya disini adalah Allah yang berkuasa terhadap gunung-gunung yang sudah ada berabad-abad sebelumnya.  Gunung-gunung juga ciptaan lainnya menunjukan kemahakuasaan Allah yang tiada taranya.
Dalam kejadian 1:28 “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak ; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Selain kemahakuasaan Allah menciptakan segala sesuatu, hal ini juga terihat ketika ia memberkati manusia, memberikan mandat kepada mereka.  Allah sangat mengasihi ciptaan-Nya, terlebih manusia sebagai puncak dari karyanya, itu sebabnya Ia memberkati mereka. 
Manusia sebagai gambar Allah diciptakan untuk mewakili Allah sendiri sebagai penguasa tertinggi atas semua ciptaan.ini merupakan berkat yang diberikan Allah kepada manusia.  Hal ini menunjukan kemahakuasaan Allah, dimana ia dapat memberkati dan juga menunjuk wakilnya sebagai penguasa di bumi. Berkat ini harus di jalankan oleh setiap orang yang percaya kepada-Nya sebagai tanda ucapan syukur atas kemahakuasaan yang di tunjukan Allah.
Hubungan kemahankuasaan Allah dengan keterbatasan Manusia
Dari bahasan di atas dapat diketahui kemahakuasaan Allah pertama terlihat dari ciptaan-Nya. Allah menciptakan langit dan bumi beserta isinya.  Kata kerja “menciptakan” (bara) terdapat lima kali dalam kejadian 1(ay. 21,27), dan lima kali di antara kejadian 2:4 dan 6:7 dimana Allah selalu menjadi subyek dari kata kerja ini, dan tidak pernah disebut adanya bahan yang digunakan ketika Allah menciptakan sesuatu. Namun berbeda ketika Ia menciptakan manusia dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya ( Kej. 2:7). Secara logika hal itu tidak mungkin dilakukan tetapi mungkin bagi Allah.
Hal ini sangat berbeda dengan kemampuan manusia.  Ketika Manusia menciptakan benda apapun, tentunya memerlukan bahan dasar untuk membuatnya.  Sebagai contoh ketika membuat meja dan kursi tentunya memerlukan kayu sebagai bahan dasarnya.  Demikian juga dengan semua ciptaan manusia lainnya.  Manusia tidak dapat membuat seperti yang dilakukan Allah yang hanya melalui perkataan serta bahan dasar yang tidak mungkin secara logika.
Ketika allah menciptakan manusia ia memberkati mereka dengan mandat yang ditugaskan bagi mereka.  Namun Allah tidak lepas kendali, ia mengawasi ciptaan-Nya serta mencukupi setiap keperluannya.  Dalam kisah selanjutnya terlihat Allah memberikan hujan, memberikan segala tumbuhan yang berbiji sebagai makanan, serta meletakan mereka di Taman eden dimana Allah mengucupkan segala keperluan mereka.  Bukan hanya itu ia mau agar ciptaaan-Nya memiliki relasi dengan-Nya. Manusia ketika menciptakan sesuatu, belum tentu mengawasi semua ciptaanmya dan berharap ada relasi dari ciptaan tersebut.   Sebagai contoh pembuat ponsel belum tentu mengenali ciptaannya dan mengetahui apa yang  paling di perlukan oleh setiap  ponsel ciptaannya.
Relevansi kemahakuasaan Allah bagi kehidupan masa kini
Dari kejadian 1:26-28 dapat diketahui bahwa kemahakuasaan Allah terlihat dari bagaimana ia menciptakan segala sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada.  Sebagai manusia harusnya berterimaksih atas apa yang Allah perbuat dan juga menghargai ciptaan Allah.   Contoh sederhana adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan, tidak menebang pohon sembarangan, dan menghargai satu sama lain. 
Selain itu kemahakuasaan Allah juga terlihat dimana ia memberkati manusia sebagai puncak dari ciptaan-Nya.  Ia juga tidak hanya menciptakan manusia dan membiarkan begitu saja tetapi ia mengawasi,mencukupi dan mengetahui apayang  paling diperlukan oleh ciptaan-Nya dan ia juga ia mau memiliki relasi dengan ciptaan-Nya.  Dengan demikian Allah yang mahakuasa bekerja dalam  kehidupan manusia bukan hanya pada waktu itu, tetapi sampai saat ini.
Kesimpulan
Kemahakuasaan Allah yang terlihat di kej. 1:26-28 terdiri dari dua bagian besar.  Pertama kemahakuasaan Allah di tunjukan melalui cara Dia menciptakan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada.  Ia adalah pencipta langit dan bumi serta segala isinya dan puncak karya Allah Adalah penciptaan manusia.  Kedua, kemahakuasaan Allah juga diperlihatkan bagaimana Allah memberkati ciptaan-Nya (manusia) dan berkat itu harus disyukuri oleh setiap orang yang percaya kepada-Nya,  Selain itu Ia juga ia mengawasi,mencukupi dan mengetahui apayang  paling diperlukan oleh ciptaan-Nya dan ia juga ia mau memiliki relasi dengan ciptaan-Nya. 


DAFTAR PUSTAKA

Green, Dennis.  Pembimbing Pada Pengenalan Perjanjian Lama.  Malang:Gandum Mas,2004.
Niktrik G.C.Van dan B.J Boland.  Dokmatik Masa Kini. Jakarta: Bpk Gunung Mulia,2008.
Wolf,  Herbert.  Pengenalan Pentateukh.  Malang:Gandum Mas,2004.
Zuck Roy B.  A Biblical Theologi Of The Old Testament.  Diterjemahkan Oleh Suhadi Yeremia.  Malang:Gandum Mas, 2005.

Monday, 4 May 2020

MAKNA KENAIKAN YESUS #MATIUS 28:16-20

MAKNA KENAIKAN YESUS.
MATIUS 28:16-20

                  Shalom bapa ibu, saudara, puji Tuhan kita dapat berkumpul malam hari ini, semua karena kasih dan kebaikan Tuhan tentunya. Bapak ibu, saudara malam ini renungan kita berjudul Makna Kenaikan Yesus yang diambil dari Teks Matius 28:16-20. Mari kita buka Alkitab kita dan baca bersama-sama.
28:16 Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.
28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
8:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

            Bapak ibu Saudara firman yang baru kita baca adalah cerita dimana Tuhan Yesus akan naik ke surga.  Dalam cerita firman ini ada beberapa bagian penting yang menjadi perhatian kita yaitu:

1.         Yesus Berkuasa atas Segala sesuatu.
Dalam ayat 18 dikatakan bahwa Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi
Melalui perkataan Yesus ini, Dia sedang menyatakan sekaligus mengingatkan murid-muridNya bahwa Ia adalah TUHAN.  Yesus sedang menyatakan keALLAhaNya. Oleh karena itu Yesus mengatakan Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan dibumi.  Hal ini berarti Yesus adalah berkuasa atas segalanya. Yesus pemilik kekuasaan atas sorga maupun bumi.  Yesus adalah Tuhan.  Bapak ibu saudara ketika kita sudah tahu dan mengerti bahwa Yesus adalah Tuhan, Yesus adalah penguasa atas segala sesuatu,maka kita dituntut percaya dan menyembah Dia.  Selain itu kita juga patut untuk menyerahkan segala sesuatu yang sedang kita alami, baik itu sakit, pekerjaan, keluarga, usaha, pendidikan anak2 kita, apapun kita dapat menyerahkannya kepada Tuhan Yesus.  Tuhan Yesus berkuasa atas segala sesuatu, Yesus berkuasa atas penyakit, Yesus berkuasa untuk mnyembuhkan kita, Yesus berkuasa untuk mencukupkan kebetuhan kita, Yesus berkuasa menolong kita, Yesus berkuasa untuk menghibur kita, Yesus berkuasa memulihkan kita. Yesus berkuasa atas segala sesuatu.

2.         Yesus Memerintahkan Kita untuk Pergi
         Dalam ayat 19-20a dikatakan  bahwa Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. 
Dalam bagian ini kita diberi perintah untuk pergi.  Perintah untuk pergi ini didasarkan oleh kuasa yang dimiliki oleh Yesus. Oleh karena Yesus adalah Tuhan pemilik kuasa di bumi dan di sorga, maka kita diberi perintah. Semua orang percaya diperintahkan untuk pergi memberitakan Injil kepada semua orang, kepada istri, kepada suami, kepada anak2, kepada tetangga bahkan kepada bangsa2.  Perintah untuk memberitakan injil, membaptis dan mengajar firman Tuhan kepada semua orang menjadi Tanggung Jawab kita jemaat TUhan.  Oleh karena itu bapa, ibu saudara mari kita mulai melakukan perintah Yesus ini. Mari kita mulai sekarang membritakan Injil, mari jadikan hidup Kita berita Injil bagi semua orang.
3.         Yesus Menyertai Kita sampai Akhir Zaman.
Dalam ayat 20 b, dikatakan bahwa Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Dalam bagian ini Yesus sedang mengingatkan murid-muridNya bahwa sekalipun Yesus pergi naik ke surga, tetapi kehadiranNya tetap ada.  Hal ini menyangkut ke Tuhanan dari Yesus, bahwa Yesus Tuhan, dimana Tuhan itu maha hadir.  Oleh karena itu sepanjang masa dalam kehidupan murid-murid Yesus berjanji bahwa Ia akan menyertai mereka sampai selama-lamanya.  Bapa ibu saudara, perintah untuk pergi dan memberitakan Injil tidak diberikan tanpa ada jaminan.  Perkataan Tuhan Yesus bahwaketahuilah aku menyertai kamu sampai Akhir Zaman, adalah jaminan bagi kita bahwa kita tidak seorang diri, tetapi ada Yesus bersama-sama dengan Kita. Ada Yesus berjalan bersama kita, ada Yesus yang memperhatikan kita, ada Yesus yang akan menolong kita, ada Yesus yang Peduli terhadap kita, ada Yesus yang tahu kebutuhan kita, ada Yesus yang tahu apa yang kita perlukan, Ada Yesus di setiap jalan kita.  Oleh karena itu bapak, ibu saudara, jangan pernah takut, jangan gentar, dan jangan bimbang melakukan perintah Tuhan/melakukan Firman Tuhan, Ingat Ada Yesus menyertai kita.

Demikian lah renungan kita mala mini, kiranya kita semua diberkati oleh Tuhan dan kita menjadi pelaku-pelaku Firman. Amin. Mari kita berdoa.
 Doa Penutup:
Bapa di sorga, kami bersyukur buat FirmanMu, mengajar kami bahwa Engkaulah Yesus Tuhan penguasa segalaNya.  Oleh karena itu kami mempercayai Engkau berdaulat atas hidup kami.  Kami berdoa kiranya Roh Kudus memberikan kami kekuatan untuk menjadi pelaku-pelaku firmanMu.  Berkati setiap kami ya Tuhan, berkati keluarga kami, anak-anak kami, pekerjaan kami, masa depan kami. Terimakasih Tuhan. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Wednesday, 29 April 2020

PLEASE JANGAN LEBAY/JANGAN BERSUNGUT SUNGUT.

Iman yang mengalahkan Dunia

                        IMAN YANG MENGALAHKAN DUNIA
                                              (Roma 8:31)

  "Sebab itu, apa yang kita katakan tentang semuanya itu? jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?"



Saturday, 28 March 2020

Jangan Takut Tuhan Menyertai!


Shalom bapak ibu saudara semuanya jemaat GSJA BETHESDA MINISTRY Yang dikasihi Tuhan. Selamat Pagi  salam sejahtera untuk kita semuanya. Bapak ibu saudara yang terkasih sebelum kita melakukan segala aktifitas mari kita terlebih dahulu merenungkan firman Tuhan untuk menuntun kita, mengajar, memimpin dan memberikan hikmat serta mengarahkan kita atas apa yang akan kita kerjakan lakukan sepanjang hari ini. 
Mari kita berdoa terlebih dahulu,
Bapa disorga kami bersyukur Tuhan atas kasihMu dan kebaikanMu,pagi hari ini kami kembali bangun dengan sehat dan sukacita.  Bapa sebelum kami melakukan segala aktifitas kami, sebelum kami melakukan pekerjaan kami,  kami mau Engkau menuntun kami melalui firmanMu sepanjang hari ini
dan mengajar kami serta memberikan kami hikmat  dan menyertai kami di dalam segala aktifitas kami. Terimakasih Tuhan kami merenungkan firmanMu, Berbicaralah bagi Kami semuanya, Dalam Nama Yesus Amin.
Bapa ibu saudara, Firman Tuhan yang akan kita renungkan pagi ini ada dalam teks  Ulangan 31:6.
Mari kita baca.
Ulangan 31:6 (TB)  Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."
Bapak ibu Saudara jemaat bethesda Ministry, Firman Tuhan pagi Ini mengingatkan kepada kita untuk tidak takut dan tidak gemetar karena keadaan yang terjadi saat ini. Jangan takut dan jngan gemetar karena corona . Jangan takut dan jangan gemetar karena situasi yang ada saat ini, jangan takut karena masalah. Kita tidak takut karena Allah berjanji bahwa Allah menyertai kita.  Dengan jelas dikatakan dalam ayat tadi bahwa  Jangan takut dan gemetar SEBAB TUHAN , Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."
Hal yang ingin kita pegang teguh dri Firman ini adalah mari meneguhkan  dan menguatkan Hati/ iman kita Bahwa Tuhan Allah kita menyertai.
Tuhan menyertai Kita dalam segala keadaan, Tuhan menyertai kita dalam masa masa sulit karena korona ini. Tuhan menyertai kita semua di manapun kita berada. Tuhan tidak akan membiarkan kita, Tuhan tidak akan meninggalkan kita. Oleh karena itu bapa ibu saudara semuanya sekali lagi Firman Tuhan tegaskan JangaN Takut dan gemetar, Tuhan menyertai kita, Tuhan menyertai Kita.
Mari kita Berdoa, Bapak disorga terimakasih buat FirmanMu yang mengajar dan mengingatkan kami untuk tidak Takut akan apa yang terjadi saat ini, Karena Engkau Tuhan Yang menyertai Kami. Bapa hamba Berdoa untuk semua jemaat Mu sekiranya ada diantara mereka yang sedang takut dan gemetar karena situasi korona ini, biarlah Roh Mu berbicara bagi jemaatMu bethesda bahwa Engkau ada bersama sama dengan mereka, Tuhan ada menyertai JemaatMu. Terimakasih Tuhan,  Hamba percaya ketika engkau menyertai JemaatMu, maka Perlindungan Tuhan ada atas kami, Keselamatan Tuhan ada atas kami, Berkat Tuhan ada atas kami. Terpujilah namaMu Tuhan, Dalam Nama Yesus Kami Berdoa. Amin.
Demikianlah renungan kita pagi ini bapak ibu saudara.
Selamat pagi Selamat beraktifitas untuk kita Semua, Tuhan memberkati Kita Semua. Shalom.

PLEASE JANGAN LEBAY


PLEASE JANGAN LEBAY!

Shalom saudara2 terkasih, beriman berarti percaya  bahwa Tuhan berkuasa atas hidup kita dan bahwa Ia akan memberikan yang terbaik bagi kita.  Oleh karena itu seorang yang beriman/percaya adalah dia yang menerima apapun yang terjadi dalam hidupnya, keadaan, situasi, kondisi apapun adalah bagian dari proses rencana Allah. Inilah seharusnya yang menjadi respon orang percaya yaitu penerimaan sehingga memampukan orang percaya untuk mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala Hal. Namun berbeda Jauh ketika BERSUNGUT SUNGUT. Orang yang bersungut sungut BUKANLAH ORANG PERCAYA. Orang yang bersungut sungut adalah mereka yang tidak menerima situasi, keadaan,atau kondisi yang terjadi dengan membandingkan sesuai apa yang ada dalam pikiran mereka sendiri BERLAWANAN dengan apa yang menjadi Rencana Allah.  Dapat diartikan bahwa bersungut sungut adalah bentuk ketidakpercayaan atas Rancangan Allah. Tidak percaya pimpinan Allah adalah yang terbaik, tetapi merasa lebih mampu dengan kekuatan sendiri (Ini lebay bukan?). Oleh Karena itulah ALLAH SANGAT MEMBENCI SUNGUT SUNGUT.

Dalam Kisah
Keluaran 14:10-12 (TB) Dikatakan: Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN,
dan mereka berkata kepada Musa: "Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir?
Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini."

  Dalam cerita di atas menjelaskan kepada kita sungut sungut bangsa Israel di tengah persoalan yang menghimpit mereka dimana firaun sudah dekat dan akan membunuh mereka (dalam pikiran bangsa itu, Ingat SUNGUT SUNGUT SELALU TERJDI DI TENGAH PERSOALAN). Bangsa Israel akhirnya Bersungut sungut dan mempersalahkan MUSA yang membawa mereka keluar dari Mesir. Lihat bangsa itu berkata, LEBIH BAIK TETAP DI MESIR (ini rancangan/pikiran mereka/manusia) Daripada KELUAR DARI MESIR (ini Rancangan Tuhan). Semakin jelas terlihat bhwa bersungut sungut adalah perbuatan melawan kehendak Tuhan. Musa sebagai Alat Tuhan jadi objek yang dipersalahkan oleh bangsa Israel, mereka menjelaskann panjang lebar rancangan mereka di Mesir. Mereka menyimpulkan "Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini."  LEBAY BUKAN??

Tetapi Respon Musa berbeda. Musa Berkata dengan Iman "Keluaran 14:13-14 (TB)  Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."
INILAH SEHARUSNYA RESPON ORANG PERCAYA DALAM SEMUA PERSOALAN.

Sungut sungut bangsa Israel terulang lagi ketika mereka merasakn air pahit Di Mara. Bangsa itu berkata "Keluaran 15:24 (TB)  Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: "Apakah yang akan kami minum?"

Bangsa itu masih tetap tidak percaya akan Kuasa Tuhan dan Rancangan Tuhan, padahal baru saja Tuhan membelah laut Teberau dan menyelamatkan mereka.
Dalam Kesempatan ini Tuhan kembali menunjukkan kuasaNya dan mengubah air pahit menjadi manis.

Tetapi memang DASAR BANGSA LEBAY, Mereka kembali bersungut sungut ketika terlambat dengab makanan di padang gurun Sin.
Keluaran 16:2-3 (TB)  Di padang gurun itu bersungut-sungutlah segenap jemaah Israel kepada Musa dan Harun;
dan berkata kepada mereka: "Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir oleh tangan TUHAN ketika kami duduk menghadapi kuali berisi daging dan makan roti sampai kenyang! Sebab kamu membawa kami keluar ke padang gurun ini untuk membunuh seluruh jemaah ini dengan kelaparan."  LEBAY BUKAN????
Bangsa Israel terus terusan mempersalahkan Musa sebagai Hamba Tuhan yang memimpin mereka dan membndingkan bahwa lebih baik Mati di Mesir (jalan pikiran manusia) Daripada ada dalam pimpinan Tuhan.
Hal ini terus terjadi berulang ulang dilakukan bangsa Israel, Tetapi Tuhan terus menunjukkan kuasaNya.
 Bagaimana dengan anda saat ini, apakah anda masuk dalam golongan bangsa israel yang terus terusan bersungut sungut? Selidiki Hati anda?
akhir Kata: PLEASE JANGAN LEBAY  DEHH!!!!!

GOD BLESS
Domu Marbun.