Cinta-Ku Bukan Cinta Biasa
Efesus 2:4-6
Tetapi
Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang
dilimpahkan-Nya kepada kita,
5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan
Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita — oleh kasih
karunia kamu diselamatkan —
6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah
membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
7 supaya pada masa yang akan datang Ia
menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai
dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.
PENDAHULUAN:
-
“Berbicara tentang cinta
adalah hal yang sangat biasa di dalam kehidupan!”
Banyak orang mengatakan bahwa “kita tidak dapat hidup
tanpa cinta”
-
Tentu saudara-saudara setuju dengan apa yang baru
saja saya katakan bukan?
-
Setiap hari kita bisa
mendengar kata “cinta” atau “kasih” atau “sayang” bahkan kadang sampai kita
lupa berapa kali kita mendengarnya setiap hari.
Kita semua terbiasa mengatakan “cinta”, baik itu suami kepada istri,
istri kepada suami, ayah kepada anak, ibu kepada anak, anak kepada orangtua,
bahkan kita mengatakan bahwa kita cinta kepada Tuhan, cinta kepada sesama. Hal ini sudah menjadi biasa.
-
Tetapi jika kita melihat
dunia masa kini, ada banyak suami menyakiti istri, istri menyakiti suami,
Orangtua menyakiti anaknya, bahkan yang lebih parah, anak membunuh orang
tuanya, bahkan ada orang yang membunuh pacarnya karena ditolak yang katanya
dulu cinta. Ini hal yang biasa terjadi
di dalam kehidupan manusia.
-
Tetapi cinta Tuhan tentu
berbeda dengan cinta manusia, oleh karena itu pagi ini saya ingin menyampaikan
khotbah yaang saya beri judul Cinta-Ku bukan Cinta Biasa.
-
-
Mari
kita buka Alkitab kita bersama-sama
-
Baca:
Teks Efesus 2:4-5
4.Tetapi
Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang
dilimpahkan-Nya kepada kita,
5 telah
menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh
kesalahan-kesalahan kita — oleh kasih karunia kamu diselamatkan
—
-
Berdasarkan
teks ini Paling tidak
kita akan melihat “3 Ciri Cinta yang bukan cinta Biasa dari Allah” (AMANAT KHOTBAH)
KALIMAT PERALIHAN: Apakah ketiga ciri itu?
A.
Cinta yang bukan cinta biasa adalah Cinta yang memberi
Kehidupan. (Ayat 4-5 )
1.
Penjelasan:
Kita tahu bahwa tema utama dari kitab Efesus adalah “di dalam Kristus”
dimana kata ini muncul sebanyak 160 dalam surat Paulus, dan 36 kali dalam surat
efesus.
a.
Pasal
2:1-3. Paulus Menjelaskan kehidupan di luar Kristus
1.
Mati
(Jika seekor tikus mati)
a.
Tidak dapat berbuat
apa-apa
b.
Tidak dapat bergerak
c.
Busuk
2.
Jadi
Budak Dosa
a.
mengikuti
jalan dunia ini
b.
mentaati
penguasa kerajaan angkasa
c.
hidup
di dalam hawa nafsu daging
d.
menuruti
kehendak daging dan pikiran yang jahat.
3.
Mendapat
Murka Allah
Dengan jelas FA
mengatakan bahwa bahwa
berada di luar kristus adalah sebuah keberadaan yang mati. Kita hidup di dalam dosa, dan kita suka
melakukan dosa, kita seharusnya mati, menjadi budak dosa, dan mendapat murka
Allah. Namun di dalam ayat 4-5,
dinyatakan bahwa Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena
kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita. telah menghidupkan kita
bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan
kita — oleh kasih karunia kamu diselamatkan
Allah
mencintai kita bukan dengan cinta yang biasa-biasa, tetapi cintanya sungguh
luar biasa. Cinta Allah memberikan
kehidupan kepada kita yang sudah mati.
Cinta-Nya menghidupkan kita kembali yang sudah membusuk. Dan sekalipun kita sering melakukan hal-hal
yang menyakiti hatinya, tetapi Allah tetap mencintai kita. Dia adalah Allah yang setia.
2.
Ilustrasi:
Ada
seorang yang Wanita bernama linda. Ia
mempunyai lima orang anak. Ia tinggal di
satu kampung bersama suaminya yang begitu keras dan kejam. Suaminya sering menyakiti hatinya, memukulnya
bahkan mengusirnya dari rumah tanpa alasan yang jelas. Bahkan yang lebih parah ketika ia mengandung
anaknya yang ke lima, entah karena alasan apa, suaminya memukulinya dan
memaksanya untuk memakan makanan yang seharusnya untuk babi, mengusirnya dari
rumah.hal ini terjadi terus menerus .
Seluruh kaampung itu, tahu apa yang dialami linda. Oleh karena itu banyak orang dikampung itu
yang memberikan saran agar ia menceraikan suaminya, ada yang memberi saran agar
ia memperkarakan suaminya yang terus menerus menyakitinya supaya suaminya
ditangkap polisi, bahkan saudaraa laki-lakinya linda yang tinggal di kampung
itu juga berkata untuk membunuh suaminya.
Tetapi linda menolak semua saran yang diberikan kepadanya dan berkata
kepada mereka, dia adalah suamiku, ayah dari anak-anakku, aku mencintainya, aku
mencintai anak-anakku. Hingga akhirnya
la meninggal, ia tetap tinggal bersama-sama suaminya, dan merawat anak-anaknya
hingga akhir usianya. Cinta yang Luar Biasa Bukan?
Seorang
penginjil India, Sundar Singh, menulis tentang kebakaran hutan di pegunungan
Himalaya yang ia saksikan ketika sedang melakukan perjalanan. Saat banyak orang
berusaha memadamkan api, ada sekelompok orang yang memandangi sebuah pohon yang
dahan-dahannya mulai dijalari api. Seekor induk burung dengan panik terbang
berputar-putar di atas pohon. Induk burung itu mencicit kebingungan,
seakan-akan mencari pertolongan bagi anak-anaknya yang masih di dalam sarang.
Ketika sarang mulai terbakar, induk burung itu tidak terbang menjauh.
Sebaliknya, ia justru menukik ke bawah dan melindungi anak-anaknya dengan
sayapnya. Dalam sekejap, ia beserta anak-anaknya hangus menjadi abu.
Lalu
Singh berkata kepada orang-orang itu, "Kita baru saja melihat hal yang
luar biasa. Allah menciptakan burung yang memiliki kasih dan pengabdian begitu
besar sehingga rela memberikan nyawanya untuk melindungi anak-anaknya ....
Kasih seperti itulah yang membuat-Nya turun dari surga dan menjadi manusia.
Kasih itu juga membuat-Nya rela mati sengsara demi kita semua."
3.
Aplikasi:
Bapa/Ibu,
Saudara yang terkasih di dalam Tuhan.
Cinta Tuhan Bukanlah Cinta biasa.
Allah memberikan anak-Nya yang Tunggal menggantikan dosa dan pelanggaran
kita, supaya kita memperoleh kehidupan.
Kita dihidupkan kembali. Allah
mengubah kita yang tidak berarti, menjadi berharga. Ia mengubah Kegelapan hidup kita menjadi Terang, Ia mengubah Keputusasaan
kita menjadi pengharapan. Dan mengubah Kehinaan
kita menjadi Kemuliaan bagi nama-Nya.
Tuhan
sudah memberikan kehidupan kepada kita Oleh karena itu, mari kita senantiasa
menghargai cinta Tuhan, dengan mensyukuri kehidupan ini, bersykur senantiasa
akan semua yang Tuhan izinkan terjadi di dalam hidup kita.
Jangan
pernah ragu akan cinta Tuhan, jangan pernah ragu akan Kasih-Nya dalam hidup
kita
Dan mari
juga kita membagikan kehidupan yang telah kita terima dari Tuhan dengan
mencintai orang-orang yang ada di sekitar kita, seperti kita dicintai oleh
Tuhan.
B.
Cinta yang bukan Cinta biasa adalah cinta yang mampu
menerima apa adanya bukan ada apanya (Ayat 5.)
1.
Penjelasan:
Di dalam
Ayat lima mengatakan bahwa Allah menerima kita apa adanya. Mengapa saya mengatakan apa adanya, karena
dengan jelas dituliskan di ayat 5 bahwa Allah telah menghidupkan kita
bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan
kita.
• Hal ini juga telah
dinyatakan di dalam Perjanjian Lama
kepada orang Israel melalui nabi Yunus. Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe, kota yang
besar itu, yang berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang, yang
semuanya tak tahu membedakan tangan kanan dari tangan kiri, dengan ternaknya
yang banyak?“ ( Yunus 4:
11)
2.
Ilustrasi:
Cerita
Hosea, Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia
kepada Hosea: "Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakkanlah
anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal hebat dengan membelakangi
TUHAN."(Hosea 1:2).
3.
Aplikasi
C.
Cinta yang bukan cinta biasa adalah cinta yang
berkomitmen memberikan masa depan yang terbaik. (ayat 6-7).
1.
Penjelasan:
6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah
membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
7 supaya
pada masa yang akan datang
Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah
sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.
2.
Ilustrasi:
3.
Aplikasi
Masa lalu
adalah sejarah, masa kini adalah anugerah, dan masa depan Mistery.
PENUTUP
Lagu, Kuada sebagaimana Kuada