Yohanes 4:46-54
TOPIK : Percaya Akan Beroleh Hidup.
TUJUAN : Mendorong jemaat untuk percaya sekalipun tidak melihat.
1. BERDOA
Bapa yang kami kenal di dalam nama Tuhan Yesus, kami mengucap syukur atas anugerah-Mu di dalam kehidupan kami. Pada saat ini, kami datang menghadap tahta-Mu yang kudus. Suci dan kuduskan kami, ya Bapa. Terima kasih Tuhan, kami akan memulai dan membuka ibadah kami di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa, Haleluya, Amin.
2. BERMAZMUR
Tak terbatas kuasa-Mu Tuhan
Semua dapat Kau lakukan
Apa yang kelihatan mustahil bagiku
Itu sangat mungkin bagi-Mu
Reff :
Disaat ku tak berdaya, kuasa-Mu yang sempurna
Ketika ku percaya mukjizat itu nyata
Bukan karna kekuatan namun roh-Mu ya Tuhan
Ketika ku berdoa mukjizat itu nyata
( Cipt : Natashia Nikita)
3. BACA FIRMAN
A. Teks Firman Tuhan : Baca Yohanes 4:46-54
B. Penjelasan Firman Tuhan :
Dalam kisah ini menceritakan salah satu peristiwa yang sangat penting mengenai Yesus dan iman seseorang; yaitu tentang Yesus menyembuhkan anak seorang pegawai istana di Kapernaum. Seorang pegawai istana tentulah seseorang yang penting atau seseorang yang berada (memiliki harta atau uang yang cukup). Ketika anaknya sedang sakit, tentulah dia telah berusaha untuk mengobati anaknya tersebut. Memang bagian Alkitab tidak menjelaskan semuanya secara terperinci, tetapi kita dapat membayangkan jika hal tersebut terjadi pada anak kita. pastinya pegawai ini telah memanggil tabib atau yang dikenal di masa kini ialah dokter atau orang-orang yang memiliki kepandaian dibidang kesehatan.
Dari peristiwa ini dapat dilihat bahwa anaknya tidak kunjung mengalami kesembuhan. Semua usaha yang dia lakukan untuk anak yang disayanginya itu hanyalah usaha yang sia-sia. Tetapi ia tidak berputus asa, ia masih memiliki kepercayaan bahwa anaknya pasti akan sembuh. Hal ini terlihat dari usaha yang dilakukannya ketika dia mendengar bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea. Pegawai istana ini pergi dan menemui Yesus secara langsung. Setelah dia bertemu Yesus, ia meminta supaya Ia datang dan menyembuhkan anaknya yang hampir mati itu. Dengan demikian dapat kita lihat usaha yang telah dilakukan pegawai istana tersebut untuk kesembuhan anaknya.
Setelah dia meminta kepada Yesus, lalu Yesus berkata kepadanya: “jika kamu tidak percaya, maka kamu tidak melihat tanda mukjizat.” Mengapa Yesus mengatakan hal yang demikian? Dari perkataan Yesus ini dapat kita pahami bahwa pegawai istana ini memiliki iman namun imannya masih belum sempurna. Darimanakah dapat diketahui bahwa iman yang dimiliki pegawai istana ini tidak sempurna? Jelas dari perkataan Yesus tadi, karena dari hal ini pegawai tersebut tidak percaya bahwa Yesus dapat menyembuhkan anaknya secara jarak jauh, oleh karena itu dia meminta Yesus untuk datang. Sekalipun imannya belumlah sempurna, Yesus tidak menolak permintaannya. Justru Yesus meneguhkan imannya dengan mengatakan kepadanya: “Pergilah! Anakmu hidup.” Setelah mendengar perkataan Yesus itu, pegawai ini pergi dengan percaya akan perkataan Yesus tersebut. Dan terjadilah sesuai dengan imannya, bahwa anaknya disembuhkan oleh karena kasih Yesus dan kemurahan hati-Nya terhadap pegawai yang telah menjadi percaya kepada-Nya. Iman pegawai ini semakin disempurnakan. Anak pegawai istana ini beroleh kehidupan oleh karena ayahnya percaya kepada Yesus. Iman kita kepada Tuhan Yesus juga bisa berdampak baik baik lingkungan maupun keluarga kita.
Hal yang kita Pelajari dari Cerita Firman Tuhan di atas :
1. Sebagai orang percaya harus memiliki iman kepada Tuhan, karena tanpa iman dan rasa percaya pada Tuhan tidak akan memperoleh hidup. Meskipun iman yang dimiliki seseorang tidak sempurna namun jika ia menaruh pengharapannya pada Tuhan, maka ia akan memperoleh hidup. Sama seperti yang dialami oleh pegawai istana, ia ragu karena Tuhan tidak datang untuk menemui anaknya yang sakit secara langsung, namun karena ia menaruh harapannya kepada Tuhan untuk kesembuhan anaknya, seketika itu juga anaknya mengalami mujizat.
2. Ketika memiliki masalah, harus mengandalkan Tuhan. Karena kita adalah manusia terbatas dan butuh pertolongan Tuhan, sama seperti pegawai istana mencari pertolongan Tuhan. Memang tidak dituliskan disini bahwa ia mencari pertolongan kepada yang lain, tetapi bisa saja pegawai istana tersebut sebelumnya pergi mencari pertolongan selain pada Tuhan. Tetapi dapat dilihat ketika ia mendengar bahwa bahwa Yesus datang maka seketika itu juga ia menemui Yesus untuk meminta pertolongan pada Tuhan menyembuhkan anaknya maka seketika itu juga anaknya disembuhkan. Sebagai orang percaya juga harus mengandalkan Tuhan, ketika mengalami sakit penyakit, masalah, ingat hanya satu cara ialah dengan datang kepada Tuhan melalui pergi ke Gereja dan berdoa kepada-Nya.
3. Percaya sekalipun tidak melihat. Hal yang menarik dari cerita ini adalah Yesus tidak datang mendoakan secara langsung, pada hal secara umum yang biasa dilakukan Yesus datang dan menompangkan tangan, tetapi ini tidak. Dia hanya mengatakan kepada pegawai istana pergilah anakmu hidup lalu ia percaya dan pergi dan benar anaknya hidup (Yoh. 4:50).
Kesaksian dari seorang yang bernama Sutrisno, seorang mahasiswa di Batam yang berasal dari Nias. Pada bulan 10 tahun 2020, orang tua Sutrisno sakit demam tinggi selama lima hari. Pada waktu orang tuanya menelponnya bahwa mamanya sakit, ia merasa cemas dan kuatir karena tidak bisa pulang ke rumah dikarenakan situasi covid-19. Namun hanya satu yang bisa ia lakukan ialah berdoa kepada Tuhan dengan melalui via telepon. Ia percaya pada Tuhan bahwa sekalipun berdoa melalui via telepon. Lalu keesokan harinya, keluarga Sutrisno menelpon kembali dan memberikan kabar sukacita dimana mamanya tersebut telah sembuh.
Mari percaya kepada Tuhan sekalipun tidak melihat, artinya bahwa sekalipun kita tidak bisa bertemu pada Tuhan secara langsung, tetapi percayalah kepada-Nya bahwa Ia sanggup melakukan mujizat, kesembuhan dan hal yang luar biasa dalam kehidupan setiap orang yang mengalami sakit penyakit.
4. BERTINDAK. Tindakan apa yang harus kita lakukan?
A. Mari sebagai orang percaya, bertindaklah sesuai dengan apa yang Yesus katakan melalui Firman Tuhan yang diajarkan. percayalah kepada Tuhan dan lihatlah, Tuhan akan melakukan banyak perkara yang ajaib dalam kehidupan orang-orang yang percaya kepadanya. Alamilah mujizat dan kuasa yang luar biasa di dalam Tuhan. Selain itu, hal ini juga untuk memperoleh hidup yang kekal bersama Tuhan Yesus.
B. Hal lain yang harus dilakukan ialah tetap beriman kepada Tuhan maka tiada yang mustahil karena kuasa Tuhan melebihi segalanya. Doa yang berarti meminta kepada Tuhan secara pribadi. Tuhan tahu apa yang sedang digumuli setiap orang tetapi yang Tuhan mau kita meminta langsung kepadanya melalui Doa.
5. BERDISKUSI
A. Pertanyaan :
1. Apakah anda pernah mengalami mujizat kesembuhan dari Tuhan? Ceritakan.
6. BERDOA SYAFAAT :
Pokok Doa : Bangsa, Kota, pemulihan dari covid 19, Gembala & Staf Gereja, Jemaat (Kesehatan, Keuangan dan Pertumbuhan iman) dan Pergumulan Khusus.