Wednesday, 31 March 2021

Yesus Air Hidup

YOHANES 7:37-44

Tema : Yesus Air Hidup

TUJUAN:

1. BERDOA

Bapa di surga kami mengucap syukur untuk hari ini, kami dapat berkumpul bersama-sama untuk memuji menyembah Engkau dan mendengarkan Firman-Mu ya Tuhan. Berkati kami dan berkati ibadah kami dalam nama Tuhan Yesus. Amin..

2. BERMAZMUR (10 -15 menit)

Ku yakin saat Kau berfirman

Ku menang saat Kau bertindak

Hidupku hanya ditentukan oleh perkataanMu

Ku aman karna Kau menjaga

Ku kuat karna Kau menopang

Hidupku hanya ditentukan oleh kuasaMu

Reff:

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil

Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin

MujizatNya disediakan bagiku

Ku diangkat dan dipulihkanNya

3. BACA FIRMAN :

Teks: Yohanes 7:37-44

Penjelasan Firman Tuhan

Kebenaran yang kita temukan pada bagian ini adalah pada waktu puncak dari perayaan “hari raya pondok Daun” dimana perayaan ini sebagai perayaan pengucapan syukur dari hasil panen orang Israel. Yesus berdiri dan berseru “barang siapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum, barang siapa percaya kepada-Ku . . . dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Bagian ini adalah bagian dimana Yesus kembali menyatakan atau bersaksi tentang diri-Nya kepada orang-orang yang menentang keAllahan Yesus. Bahwa sumber air kehidupan itu adalah Dia, pengakuan ini juga Yesus sampaikan kepada seorang perempuan Samaria “tetapi barang siapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya” (4:14) dan pada waktu banyak orang mengikuti Dia, yang hanya mencari Yesus karena mereka sudah makan roti dan menjadi kenyang (6:26) kemudian Yesus mengatakan “Akulah roti hidup, barang siapa datang kepada-Ku ia tidak akan lapar lagi dan barang siapa percaya, ia tidak akan haus lagi” (6:35), namun masih banyak yang menolak Yesus dan mempermasalakan diri-Nya

Ketika Dia mengajar (7:14-18) banyak orang heran akan ajaran-Nya dan bertanya-tanya dari manakah Dia mendapatkan semua yang Dia ajarkan, Yesus menjawab “ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia (Bapa) yang mengutus Aku” sebelum Yesus melanjutkan untuk memberitahukan siapa Dia, Ia memperingati mereka bahwa “barangsiapa berkata-kata dari diri-Nya sendiri, ia sedang mencari hormat, tetapi jika mencari hormat bagi Dia (Bapa) ia benar . . .” dan kemudian terjadilah keributan disana, mereka semua mempermasalakan dari mana ajaran-Nya, dari mana asal-Nya, orang baik atau orang jahatkah Dia, dan apakah Dia seharusnya dipercaya?.

Kemudian pada puncak dari perayaan itu, Yesus berdiri dan mengatakan “barang siapa haus datanglah kepada-Ku dan minum dan percaya kepada-Ku maka dalam dirinya akan mengalir aliran-aliran air hidup” “air hidup” kita bisa temukan penjelasannya pada teks ini yaitu Roh, namun Roh itu belum datang karena Yesus belum dimuliakan atau belum menyelesaikan tugas-Nya yaitu mati di kayu salib. Kalimat ini merupakan ajakan yang Yesus umumkan pada banyak orang dan itu berlaku bagi kita hari ini barang siapa haus datanglah kepada Yesus dan minumlah kemudian percaya maka dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.

Hal menariknya adalah Yesus mengajak mereka untuk minum terlebih dahulu kemudian percaya, mengapa?? karena mereka sendiri memperdebatkan siapa itu Yesus. Yesus mau mereka mengalami terlebih dahulu, minum terlebih dahulu sehingga pada akhirnya mereka percaya kepada-Nya.

 Renungan

 Melalui kalimat “tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal” (4:14), Yesus mengajak jika ada yang haus datanglah kepada-Nya karena Dia berjanji setiap orang yang datang kepada-Nya ia akan diberi minum sehingga mereka akan menjadi percaya. Ia adalah dahaga yang orang-orang Israel sedang nanti-nantikan dan Ia adalah sumber segala sesuatu yang kita butuhkan. Secara tidak langsung Yesus sedang mengatakan jika engkau makan dan minum dari Aku, kamu tidak akan lapar dan haus lagi, jadi Yesus itulah kecukupan, artinya jika kita makan atau minum dari Dia maka sudah cukup, kita tidak perlu bersusah paya untuk mencari lagi dan lagi, kita akan merasa sudah cukup, sudah puas jika dia yang memberikan, tidak akan lapar lagi dan tidak akan haus lagi. Jadi Yesus adalah sumber kita dan hanya itulah satu-satunya kita mendapatkan rasa cukup untuk selama-lamanya. Sebaliknya jika kita datang kepada yang lain maka tidak ada jaminan bagi kita akan mendapatkan kecukupan melainkan akan selalu mengalami kekurangan, mengapa? Karena Dialah Sumbernya.

Allah menyediakan kebutuhan yang kita butuhkan, bahkan ketika kita percaya pada-Nya, kita akan menjadi berkat bagi orang lain, sebagaimana dikatakan “dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup” jangan ragu kepada-Nya, ketika kita minum dari Dia yang adalah sumber air itu, maka akan menjadi cukup bagi kita dan aliran-aliran air itu akan mengalir dalam kita kepada orang lain. Ketika kita datang kepadanya tidak akan sia-sia sebab Dia sendiri yang mengatakanya “. . . baiklah ia datang kepada-Ku dan minum” dan hasilnya adalah tidak akan haus lagi.

 Ilustrasi:

Mata air adalah sumber dimana air itu berasal yang mengalir tanpa henti, berbeda dengan air yang ketika hujan kemudian berkumpul menjadi banyak. Ketika kita membuat saluran untuk menyalurkan air ke tempat lain, kalau kita membuat dari air yang berkumpul karena hujan itu, maka akan terbatas sesuai dengan jumlah yang ada, namun ketika kita membuat dari sumber airnya maka air takkan berhenti mengalir.

4. Bertindak:

Marilah kita datang kepada sumbernya bukan kepada yang lain, Yesus yang akan membuat kita merasa cukup bahkan berlimpah “mengalir” kepada orang di sekitar kita . Yesus adalah sumber kehidupan, Dia adalah air kehidupan jika kita mau hidup maka datanglah kepada yang mempunyai hidup itu, “barang siapa haus datang dan minum” barang siapa yang sakit datanglah maka akan sembuh dan sebagainya.

5. BERDISKUSI

a) Apa yang menjadi kebutuhan anda sekarang??

b) Dengan cara apa anda lakukan untuk mencapai kebutuhan itu??

c) Apa yang menjadi kebutuhan anda yang sudah dijawab Yesus namun anda merasa itu belum cukup??

6. BERDOA SYAFAAT

Pokok Doa : Bangsa, Kota, pemulihan dari covid 19, Gembala & Staf Gereja, Jemaat (Kesehatan, Keuangan dan Pertumbuhan iman) dan Pergumulan Khusus.


No comments:

Post a Comment