YOHANES 14:1-14.
Topik: Yesus Jalan, Kebenaran dan Hidup
Tujuan: Mengajarkan kepada Jemaat bahwa Yesuslah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Dengan demikian jemaat semakin teguh dalam imannya kepada Yesus.
1. BERDOA
Bapa kami yang baik, kami bersyukur buat kesehatan dan anugerah Tuhan yang masing kami rasakan sampai saat ini, dimana kami pada hari ini boleh berkumpul bersama-sama untuk memuji dan memuliakan nama-Mu, dan kiranya melalui pujian kami ini dapat menyenangkan hati Tuhan. Tuhan kami yang baik berkati setiap hamba-Mu yang terlibat dalam acara ibadah pada hari ini, seluruh acara ibadah ini dari awal hingga akhirnya kami serahkan semuanya ke dalam tangan-Mu. Di dalam nama Yesus halleluyah. Amin.
2. BERMAZMUR
Pengarang: Ronny Tomasoa
Aku Jalan Kebenaran
Aku jalan kebenaran dan jalan kehidupan
Itu yang Yesus katakan dan ku percaya, Amin
Di dalam namaNya ada keselamatan kekal
Reff :
Glory haleluyah, Glory haleluyah
Glory haleluyah, Glory haleyuyah
Di dalam nama-Nya ada keselamatan kekal
3. BACA FIRMAN:
Teks Firman Tuhan :Yohanes 14:1-14
Penjelasan Firman Tuhan : Aku Jalan dan Kebenaran dan Hidup
Teks dari Yohanes 14:1-14 menceritakan bahwa Yesus akan kembali ke rumah Bapa di surga, di mana Ia pergi ke rumah Bapa untuk menyediakan tempat bagi murid-murid-Nya, supaya tempat di mana Yesus berada, mereka pun berada, dan kemana Yesus pergi, mereka tahu jalan kesitu (Yoh. 14:3-4).
Dalam ketidaktahuan mereka sebagai murid, diantaranya ada yang bertanya yaitu Tomas: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”. Dengan tegas Yesus menjawab: Akulah jalan dan kebenaaran dan hidup. Tanpa melalui iman kepada Yesus tidak ada yang bisa datang kepada Bapa. Selanjutnya, Filipus dalam penasarannya bertanya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup kepada kami”. Tuhan Yesus menyatakan bahwa Dia dan Bapa adalah satu. Tuhan Yesus meminta mereka percaya kepada-Nya jikalau mereka percaya kepada Allah. Yesus menyatakan hal itu kepada murid-murid-Nya supaya mereka yang belum melihat percaya kepada-Nya, dan sesungguhnya barang siapa yang percaya kepada-Nya, ia akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan, bahkan pekerjaan yang lebih besar dari pada itu supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak (ay. 12-13).
Perjalanan iman para murid harus bermuara pada jalan yang menuju kehidupan yang kekal, yaitu tempat Bapa di Sorga. Kunci untuk mencapainya yaitu Yesus Kristus yang menjadi penuntun jalan mereka selama hidup di dunia, dan firman-Nya yang menjadi terang dan kebenaran yang menerangi langkah kaki mereka dalam bertindak sebagai murid Kristus, serta hidup yang benar-benar berpusat kepada Kristus.
Renungan:
Dari renungan ini kita percaya dan menyadari bahwa kepergian Yesus ke rumah Bapa di Sorga untuk menyediakan tempat bagi kita orang percaya. Dari sini kita belajar bahwa:
Pertama, kebenaran utama bahwa Yesus adalah jalan satu-satunya menuju rumah Bapa. Tanpa Yesus tidak ada satu orangpun yang dapat datang kepada Bapa di Sorga. Teks ini menyadarkan kita bahwa rumah yang sesungguhnya bukanlah di dunia ini melainkan rumah yang abadi bersama Bapa di Sorga. Oleh karena itu, orang Kristen harus percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan satu-satunya selama dia hidup. Kita yang telah percaya kepada Yesus sebagai Tuhan maka kita akan memperoleh bagian dalam kerajaan Allah dengan hidup yang kekal (Yoh.3:16).
Dalam perjalanan iman kepada Yesus dituntut kualitas hidup yang berkenan di hadapanNya. Hidup yang didasarkan dengan kebenaran firman Allah. Dimana orang percaya bukanlah tunduk kepada nilai-nilai dunia melainkan taat terhadap perkataan Allah melalui firmanNya yang telah kita dengar dan baca dalam setiap persekutuan yang kita lakukan. Amsal 11:19 “Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian. Orang Kristen harus menjauhi kejahatan untuk tetap menjadi pewaris kerajaan Allah (1 Korintus 6:9-10 “tidak tahukah engkau, bahwa orang-orang yang tidak benar tidak akan mewarisi Kerajaan Tuhan? Jangan tertipu! Baik orang-orang cabul, penyembah berhala, orang yang berzina, banci, atau yang melakukan perbuatan memalukan terhadap sesama jenisnya, pencuri, tamak, pemabuk, pengumpat, atau pemeras, tidak akan mewarisi kerajaan Tuhan).
Orang Kristen yang beriman kepada Yesus bukan hanya menyatakan iman melalui perkataan semata, melainkan mengahasilkan buah hidup yang menjadi kesukaan Tuhan yaitu kekudusan serta menjadikan Dia sebagai tujuan utama dalam hidup kita, sehingga bukanlah harta, pekerjaaan, atau uang yang menjadi fokus orang percaya karena akan membuat hubungan kita jauh dari Tuhan. Bukan kurang banyak orang percaya meninggalkan Tuhan atau hubungannya dengan Dia yang semakin jauh karena sibuk mengejar harta di dunia. Hal ini tampak ketika orang semakin malas beribadah, malas berdoa, sibuk pesta pora, sibuk dengan pekerjaan dan ibadah yang terbengkalai bukanlah suatu masalah karena tidak menganggap itu sebagai keharusan.
Jadilah orang Kristen yang sejati yaitu mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mencintai perintah-Nya serta mempunyai hubungan yang intim dengan Tuhan. Oleh karena firman Tuhan berkata: Bukan setiap orang yang memanggil-Ku, Tuhan, Tuhan, yang akan masuk ke dalam Kerajaan Surga; melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Surga (Matius 7:21). Serta setiap orang yang tidak berbuat kebenaran tidak berasal dai Allah ( 1 Yohanes 3:10). Allah ingin tatkala kita mengaku Dia sebagai Tuhan yang empunya kehidupan, dimana kita menghidupi kebenaran-Nya dalam kehidupan ini dengan setia.
Ilustrasi:
Suatu malam ada seorang bapak yang ingin pergi ke apotik membeli obat untuk anaknya yang sakit. Lokasi apotik yang ingin di datangi bapak ini cukup jauh, sehingga dia harus mencari jalan pintas supaya cepat sampai ke apotik karena anaknya sedang terbaring lemah. Dengan demikian, bapak ini pergi melewati jalan cepat yaitu jalan tikus atau jalan sepi, becek dan jalan yang gelap walaupun bapak ini bisa melewati jalan yang lebih bagus dan terang untuk menuju apotik tersebut. Namun, situasi dan kondisi yang memaksa beliau harus melewati jalan tersebut pintas supaya ia cepat sampai ketujuan. Dari cerita ini kita belajar bahwa ada banyak jalan yang harus kita tentukan, apakah kita memilih jalan yang benar atau salah? Semua tegantung bagaimana respon kita atas pilihan tersebut. Tuhan memberi kita kehendak bebas untuk memilih ke jalan yang salah atau jalan yang benar tetapi Roh Kudus juga memimpin dan menuntun kita menuju jalan yang benar. Namun, ada satu jalan yang tidak bisa dipilih oleh manusia, yaitu jalan kebenaran dan hidup. Satu-satunya cara untuk menunju jalan itu hanya dengan melalui Yesus Kristus tidak ada yang lain, untuk menuju jalan kebenaran itu kita harus mempercayai Yesus dengan sepenuh hati dan taat kepada firman Tuhan.
4. BERTINDAK
Kesaksian :
Shalom Bapak/ibu, saudara/i yang saya kasihi di dalam Yesus Kristus, pada kesempatan kali ini saya mahasiswa STT IBC akan membagikan kesaksian tentang kebaikan Tuhan dalam kehidupan saya. Saya bersyukur diperbolehkan untuk hidup dan percaya dan menerima anugerah Tuhan. Saya terlahir dari keluarga Kristen, namun tidak sepenuhnya keluarga saya percaya kepada Tuhan, orang tua saya pada awalnya tidak pernah datang ke gereja untuk beribadah. Namun, karena kebaikan Tuhan yang saya alami saya kenal lebih dekat dengan Tuhan dan bisa bersaksi tentang kebaikan Tuhan kepada kedua orangtua saya. Sejak saat itu orang tua saya mau beribadah, bahkan semenjak saya menjadi pelayan Tuhan keluarga saya menjadi dekat dengan Tuhan. Ini adalah sebuah kebaikan Tuhan yang besar dalam hidup saya dan keluarga saya, mulai saat itu kami banyak sekali mengalami mukjizat Tuhan yang terjadi dalam keluarga kami. Terimakasih. Tuhan Yesus Memberkati.
5. BERDISKUSI
A. Pertanyaan/Quis 1:
• Apakah bapak/ibu sudah mempercayai Yesus dengan sepenuh hati?
• Apakah Yesus telah tinggal di dalam hati bapak/ibu?
• Apakah bapak/ibu sudah menyadari bahwa jalan kebenaran dan hidup hanya ada di dalam Dia?
6. BERDOA SYAFAAT
Pokok doa :
1. Berdoa untuk Gembala sidang dan staff gereja
2. Berdoa untuk Mahasiswa/I IBC yang melayani
3. Berdoa untuk Jemaat Betesdha dan jemaat Anugerah (kesehatan, pekerjaan, ekonomi, serta pendidikan anak-anak)
4. Berdoa untuk keamanaan lingkungan Gereja
5. Berdoa untuk Bangsa Indonesia (Pemimpin, situasi pandemik covid-19 supaya Tuhan pulihkan, para tim medis yang menangani orang yang terpapar covid-19, perekonomian Bangsa Indonesia, dan kesejahteraan Bangsa Indonesia)
6. Berdoa untuk Kota Batam
No comments:
Post a Comment